DaerahKamtibmas

Satuan Brimob Polda Kaltim Melaksanakan Pengambilan Air Suci di Ulu Dusun Tambak Karang Jahitan Layar Dalam Rangka HUT Korps Brimob Polri Ke-76

Samarinda – Menyambut HUT Brimob Polri yang ke-76 pada tanggal 14 November 2021 Personil Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim laksanakan tradisi pengambilan Air Suci di Ulu Dusun Tampak Karang Jahitan Layar, Selasa (26/10/2021).

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim melalui Batalyon B Pelopor langsung melakukan kegiatan tersebut . Kegiatan dilaksanakan di Ulu Dusun Tambak Karang Jahitan Layar yang berada di daerah Desa Tepian Batu, Kutai Lama, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim melaksanakan kegiatan penjemputan air suci yang Jaraknya kurang lebih berkisar antara 34 km dari Mako Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim.

Sebelum melakukan prosesi pengambilan air di Ulu Dusun Tambak Karang Jahitan Layar, dilakukan prosesi ziarah Makam Aji Raja Mahkota Mulia Islam dan prosesi tepung tawar (pemercikan peziarah dengan menggunakan beras kuning). Setelah itu menuju Ke Ulu Dusun Tepian Batu Untuk pengambilan air sungai (air tuli) yang nanti nya di satukan dengan air Ulu Dusun Tambak Karang Jahitan Layar.

Dalam sejarah Kutai Kartanegara, air yg diambil dari Ulu Dusun Tepian Batu, disatukan dengan air yg diambil dari mata air Ulu Dusun Tambak Karang Jahitan Layar untuk prosesi penyucian raja. Di era sekarang air yg disatukan dipakai untuk prosesi adat Penyucian Raja Kutai Kartanegara.

Sejarah singkat menurut Bapak Munir selaku Ketua Adat Tepian Batu Kutai Lama :

Pada abad ke 13 Raja pertama Kerajaan Kutai Kartanegara, Aji Bahtara Agung Dewa Sakti mendiami Ulu Dusun Tambak Karang Jahitan Layar, Kutai Kartanegara. Pada saat itu belum mengenal agama. Raja Aji Bahtara Agung Dewa Sakti mendiami wilayah ini hingga mencapai moksa. Pada zaman Raja ke 6, yakni Aji Raja Mahkota Mulia Islam, Kerajaan Kutai Kartanegara mulai memeluk agama Islam.

Pengambilan air suci tersebut sudah berkoordinasi dengan Bapak Munir selaku ketua adat Tepian Batu Kutai lama, personel diarahkan oleh Bapak Munir untuk pelaksanaan kegiatan sesuai adat yang berlaku

Selanjutnya air suci tersebut langsung dibawa ke Mako Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim dengan pengawalan oleh Personel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *