Tanggap Cepat, Personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim Padamkan Karhutla di Sangatta Utara
KUTAI TIMUR – Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim bergerak cepat menangani peristiwa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Jalan Wahab Syahrani (Jalan Pendidikan) Gang Padat Karya RT 46, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, pada Kamis (10/9/2026). Upaya pemadaman darurat yang dipimpin oleh Ipda Sriyono, S.H., bersama Briptu Bintang Rofiq Ichsani dan Bripda Nandika Sapta Juren ini berlangsung secara intensif mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WITA. Berkat kesigapan petugas di lapangan, kobaran api yang membakar lahan hutan seluas kurang lebih 1 hektar yang berbatasan langsung dengan area pemukiman masyarakat tersebut berhasil dilokalisir dan dipadamkan sepenuhnya.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., memberikan apresiasi atas respons cepat dan dedikasi personelnya dalam menanggulangi bencana Karhutla demi keselamatan warga. “Kesiapsiagaan personel Batalyon B Pelopor di lapangan merupakan wujud nyata komitmen Brimob Polda Kaltim dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Mengingat titik lokasi kebakaran sangat berdekatan dengan pemukiman, tindakan pemadaman yang cepat dan terukur sangat krusial untuk mencegah dampak kerugian materiil maupun ancaman keselamatan jiwa yang lebih meluas,” tegas Kombes Pol. Ronny Suseno.
Sejalan dengan hal tersebut, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., turut mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan guna mencegah terulangnya kejadian serupa. “Kami mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar, serta segera melaporkan apabila melihat adanya titik api sekecil apa pun. Satbrimob Polda Kaltim akan terus menyiagakan personel dan peralatan tanggap darurat agar senantiasa siap diterjunkan kapan pun masyarakat membutuhkan,” ujarnya. Hingga seluruh rangkaian pemadaman dan pendinginan selesai pada sore hari, situasi di lokasi dilaporkan telah aman, kondusif, dan terkendali.